Profile – Harimada Kusuma, M.Mus.

image1.JPGHarimada Kusuma, M.Mus. – Head of Piano Department and Piano Lecturer

Harimada Kusuma lahir di Surabaya pada tanggal 2 Maret 1983. Ia mulai belajar piano dibawah bimbingan ibu Maria Fenty Alexander pada usia 7 tahun di Sekolah Musik Yamaha. Pada usia 12 tahun ia diterima di Sekolah Musik Yayasan Pendidikan Musik (YPM) Manggarai di tingkat IV dibawah bimbingan guru yang sama hingga tingkat V. Pada tingkat VI dan Persiapan Konservatorium (PK) 1 ia dibimbing oleh ibu Adelaide Simajuntak-Simbolon dan pada tingkat PK 2 hingga lulus PK 3 oleh ibu Iravati M. Sudiarso. Pada tahun 2001 Harimada meraih peringkat ke dua pada Jakarta Piano Competition arahan bapak Yazeed Djamin. Pada tahun 2002 ia menampilkan debut resital solonya di Erasmus Huis Jakarta, disusul oleh resital solonya di tempat yang sama pada tahun 2003 menjelang keberangkatannya ke Belanda.

Pada bulan September 2003 Harimada diterima di Rotterdams Conservatorium Belanda untuk melanjutkan studi musiknya dibawah arahan Prof. Mila Baslawskaja (Russia). Setahun kemudian, pada tahun 2004 Harimada melanjutkan studinya di Conservatorium van Amsterdam dibawah bimbingan guru yang sama hingga meraih gelar Bachelor of Music pada tahun 2008 dan Master of Music pada tahun 2010 dengan predikat cum laude. Semasa menempuh studinya di Belanda Harimada juga mengikuti beberapa masterclass dari beberapa pianis ternama seperti Jean-Bernard Pommier, Jan Wijn, Elza Kolodin, dan Hakon Austbø. Harimada pun aktif di bidang musik kamar dengan mengikuti beberapa masterclass oleh Frans van Ruth, Jaap Kooi, Dimitri Ferschtman, Dido Keuning (liedclass) dan master-liedclass selama 2 tahun yang dibimbing oleh Udo Reinemann dan Rudolf Jansen. Semasa studinya Harimada membentuk beberapa duo tetap dengan musisi Belanda maupun musisi Internasional lainnya dan masih tetap aktif hingga sekarang. Ia berkolaborasi dengan voilinist Annet Verboom, Melanie Broers, cellist Ephraim van Ijzerlooij, flutist Cheng-Yu Wu (Taiwan) dan Marini Widyastari (Indonesia), pianist Patricia Kusuma dan Amelia Santoso (Indonesia), dan mezzo-sopran Talitha van der Spek dan Sara Gutvill (Hungaria). Bersama beberapa partner duo tersebut Harimada telah tampil di beberapa festival dan event di beberapa negara seperti Belanda, Jerman, Italia, Perancis, Hungaria, Taiwan, dan Indonesia.

Selama ia tinggal di Belanda, Harimada juga aktif di bidang pendidikan dengan menjadi staf pengajar bidang musik praktik pada Rudolf Steiner College Rotterdam (2007-2015) dan harmoni, teori, dan analisis musik pada Hogeschool Leiden (2013-2015). Sejak tahun 2010 ia juga sangat aktif menjadi pianis pengiring bidang Euritmie dan mengikuti beberapa festival ternama di Alfter, Witten-Annen (Jerman), Den Haag (Belanda) dan Dornach (Switzerland).

Pada tahun 2011 dan 2012 Harimada menampilkan dua konser musik kamar bertajuk Harimada Kusuma and Friends di Goethe Institut Jakarta, dimana ia mengajak beberapa musisi Indonesia untuk berkolaborasi dalam bentuk musik kamar. Sejak tahun 2013 Harimada mengorganisir Chamber Music Concert Series di Rotterdam, Belanda yang bernama Kamermuziek in Kralingen yang terdiri dari 5 hingga 6 konser pertahun dimana ia mengajak beberapa musisi baik dari dalam dan luar negeri untuk tampil bersama dalam bentuk musik kamar. Disamping itu, ketertarikannya di bidang improvisasi mengilhami dirinya untuk membentuk sebuah tango duo bernama “Jendela” (sejak 2013) bersama penyanyi Mieke Manschot dimana mereka membawakan “tango cancion” (tango-songs) baik sebagai aransemen ataupun yang mereka gubah sendiri.

Mulai Agustus 2015 Harimada menetap di Jakarta, Indonesia. Harimada aktif tampil sebagai solis maupun dalam bentuk chamber music bersama musisi muda Indonesia lainnya. Saat ini, Harimada bekerja sebagai koordinator akademik dan staf pengajar bidang piano pada Konservatorium Musik Jakarta, Sekolah Musik Musicorum dan Sekolah Musik Allegria Bandung.

%d bloggers like this: