Profile – Michael Budiman Mulyadi, S.Kom, M.A.

Michael adalah satu dari sedikit suara muda yang konsisten menulis dan membangun opini dalam jurnalisme musik klasik di Jakarta sejak tahun 2007 melalui majalah musik klasik “A Musical Promenade” (www.musicalprom.com) sebagai pendiri dan pemimpin redaksi. Menyelesaikan pendidikan pascasarjana dengan predikat ‘distinction’ di bidang Administrasi Seni Musik dan Kebijakan Budaya di Goldsmiths, University of London, ia juga menjadi pengajar Sejarah Musik di Sekolah Musik Yayasan Pendidikan Musik sejak tahun 2012 dan kini menjadi staf dosen di Universitas Pelita Harapan Conservatory of Music. Sarjana ilmu komputer Universitas Indonesia ini juga aktif menjadi pembicara dalam lokakarya musik dan jurnalisme musik dan menjadi eksekutif manajemen seni dan pendidikan di Yayasan Musicorum.

Di bidang direksi, pemuda kelahiran 1986 ini sejak tahun 2013 dipercaya sebagai konduktor utama Orkes Simfoni Universitas Indonesia Mahawaditra yang di tahun 2015 mengadakan tur internasional perdana mereka untuk tampil di Sydney Opera House dan Sydney Town Hall. Bertanggung jawab sebagai konduktor residen Eliata Choir dan Chamber Orchestra sejak tahun 2007, Michael kini juga menjadi pengajar dan konduktor  Universitas Pelita Harapan Symphony Orchestra. Michael juga berpengalaman mengaba beberapa orkestra baik profesional maupun amatir seperti Jakarta City Philharmonic, Berlin Sinfonietta, Nusantara Symphony Orchestra, Gloriamus Philharmonia, Twilite Youth Orchestra, Pemusik Sayembara Komposisi Musik Baru Salihara, Musicorum Society Orchestra dan Celeste Chamber Orchestra.

Michael memulai pendidikan musiknya di Sekolah Musik Yamaha Midori dibawah bimbingan Ibu Anke di usia 5 tahun. Ia kemudian mendalami instrumen piano di Yayasan Pendidikan Musik di bawah bimbingan Caroline Lukito dan pianis Aisha Ariadna Pletscher hingga lulus tingkat persiapan konservatorium. Sempat mengecap dasar teknik vokal di bawah bimbingan soprano Renata Lim, ia kemudian belajar ilmu direksi orkestra dan paduan suara kepada Budi Utomo Prabowo sejak tahun 2008. Ia juga mengikuti masterclass direksi yang dipimpin oleh Prof. Colin Metters (Inggris), Peter Hanke (Denmark), Prof. Sigmund Thorp (Norwegia), Rudolfo Saglimbeni (Venezuela), Robert Houlihan (Irlandia), Toby Purser (Inggris), Dr. Miguel Felipe (AS), pedagog dirigen Denise Ham (Inggris), dan Prof. Christian Ehwald (Jerman). Ia juga memperdalam ilmu direksinya dengan Michael Costeau (Prancis), Bernard Haitink (Belanda), Mark Heron (Inggris) dan Prof. Andre de Quadros (AS).

Advertisements